Tampilkan postingan dengan label life. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label life. Tampilkan semua postingan

Kamis, 02 Desember 2010

Step in New Phase

Alhamdulillah, Alhamdulillah, Alhamdulillah, insya Allah berkali-kali rasa syukur aku ucapkan. Aku sekarang Mrs. Hadibowo... Yeeeey!!! Sudah tidak available algi. Hohoho

Apa ya.. Umm.. Mau cerita apa ya.. Cerita si Dwi Guna aja deh. Beliau itu aneh. Hahaha, tapi lucu. Mosok abis selesai walimah, Dwi Gun kasih liat powerpoint yang beliau bikinin buat gw malem sebelumnya. Agak dudul deh. Ini dia cuplikannya:

Judul Slidenya: "Puisi Metamorfosis". Jadi ini puisi dari buletin Salam UI, bukan Dwi Gun yang bikin. Hahaha

Untuk istriku yang cantik
Itasika Praditha Hernia Febrianti


METAMORFOSIS


..............
Menjadi melati lah meski tampak tak bermakna

Sebab ia akan tebar harum wewangian tanpa meminta balasan

Ia begitu putih seolah tanpa cacat

Sebab ia tak takut hadapi angin dan hujan dengan mungil tubuhnya

Ia tak pernah iri melihat mawar yang segar merekah

Dan tak pernah malu pada bunga matahari yang menjulang tinggi

Ia tak pernah dengki dan rendah diri pada keanggunan anggrek dan tulip yang berwarna-warni

Dan tak gentar layu karena pahami hakikat hidupnya

Menjadi kupu-kupulah meski itu tak mudah

Sebab ia harus melewati proses-proses sulit sebelum dirinya saat ini

Ia lalui semedi panjang tanpa rasa bosan

Dan belajar lebih banyak berdiam untuk menunggu

Waktu yang tepat untuk berbagi keindahan

Sebab ia bersembunyi dan menahan diri dari segala yang menyenangkan

Hingga tiba saat keluar dan bagikan kebaikan
................


Suamimu yang cool
Dwi Guna Hadibowo


Jadi tuh waktu gw ditayangin slideshownya kan terharu gitu. Eh pas penutupnya "Suamimu yang cool". Hahaha, kocak. Dihargailah usahanya karena gw ga bikinin apa-apa buat dwigun.

Oke2. Doaku semoga kita menjadi keluarga sakinah, mwadah, warahmah ya. Semoga kita bisa membentuk madrasah peradaban yang lebih baik lagi. Semoga dwigun bisa sabar menghadapi keanehan istrinya. Dan semoga kita selalu bersama hingga yaumul akhir nanti. Amin :D

Selasa, 02 Maret 2010

KARAKTERITA

Karakter saya adalah ciri khas saya. Sekarang saya adalah seorang mahasiswi yang ceria, lucu, serius namun juga santai. Berdasarkan tes kepribadian, saya termasuk melankolis dominan yang diikuti dengan koleris dan sanguinis yang seimbang. Saya bukan orang yang suka memberi perintah. Saya suka merasa tidak enak hati. Kalau ada seseorang yang lebih mendominasi dalam pembicaraan, saya lebih cenderung mengalah dan mendengarkan saja. Mengikuti kepribadian melankolis, saya adalah orang yang mudah tersentuh, saya tertutup, mudah tersinggung. Di saat saya mudah tersinggung itu, biasanya si sanguin keluar. Sanguin saya akan berusaha menanggapi hal-hal yang membuat saya tersinggung itu dengan cara yang menyenangkan. Saya tidak mengerti bagaimana caranya, pokoknya si saya yang sanguin bisa mengeluarkan tanggapan yang cukup lucu tentang berbagai hal.

Saya merasa bahwa karakter saya dibentuk oleh lingkungan kegiatan saya. Saya besar di bagian kampung dari kota Jakarta. Saya besar di terminal. Dari kecil saya tidak tahu bahwa terminal adalah tempat yang dianggap menyeramkan oleh sebagian orang. Saya mengganggap bahwa orang terminal adalah orang yang menyenangkan dan bahwa semua orang yang akan saya kenal nantinya adalah orang yang menyenangkan. Jadi semua orang yang akan saya kenal adalah orang terminal. Sebagian dari tetangga saya berprofesi sebagai preman terminal, karena memang hanya 10 menit jalan ke daerah kerjanya. Mungkin karena itu saya jadi familiar dengan gaya mereka. Yang kemudian tanpa saya sadari, sekarang gaya bahasa saya mirip dengan mereka, gaya bahasa betawi.

Saya juga termasuk orang yang moody. Saya bisa bertahan lama dalam mengerjakan suatu hal tapi kalau sudah masuk titik jenuh, saya bisa seketika melepaskan yang saya kerjakan. Saat jenuh itu biasanya saya mencoba hal lain yang belum pernah saya coba. Ini akibat pergaulan saya saat SMA. Di SMA, suasana yang ada itu suasana kompetisi. Rasanya banyak sekali hal yang belum pernah saya coba kalau mendengar pengalaman teman-teman saya. Saya jadi cenderung suka mencoba hal baru dan menanggapi tantangan. Salah satu contohnya adalah memilih prodi FKK, saya menganggap ini juga tantangan. Saya akui bahwa hal baru terdengar dan terasa tidak nyaman, tapi saya tergelitik untuk mencobanya.

Kadang saya suka berpikir bahwa saya adalah seorang schizophrenia. Saya hidup di dunia saya sendiri dan kalian semua yang ada di sini adalah khayalan saya. Saya juga suka berpikir saya diseleksia. Lidah saya suka terbelit saat berbicara padahal saya tidak nervous. Kadang kalau sedang tes kepribadian, saya juga suka menutupi pilihan saya yang sebenarnya. Saya tidak tahu apakah berhasil mengelabui hasil tes atau tidak. Pokoknya saya tidak suka orang lain membaca bagaimana saya yang sebenarnya.

Sepenggal karangan untuk tugas Psikologi Komunikasi Sepertinya bakal diedit lagi. Bagian bawah agak kurang enak ya, mosok gw ngaku schizo?!!!

Selasa, 19 Januari 2010

You Are Attractive, Intelligent, Confident Business Woman

kekeke.. Judul di atas adalah kata2 si Ugly Betty. Kayak sejenis kata2 yang memotivasi diri dia sendiri seperti apa yang dia bilang. I didnt say that i want to be a business woman, right? Well, at least untill now

Pagi ini baru nelfon dokter setyo nanyain kapan gw bisa berangkat ngambil data di Tanjung Enim. Setelah dari kapan tau itu gw tanyain itu terus. Birokrasi.. birokrasi.. jadi hasil pembicaraannya pun belum menghasilkan kesimpulan kapan gw berangkat. The problem is minggu depan udah mulai kuliah lagi. Apa gw ga stress mikirinnya?

pake semalem liat nilai di ol.akademik.itb.ac.id.. lebih baik dari 4 semester belakangan. hahaha, lumayan puas. Alhamdulillah, emang amanah lebih berat itu memaksa bisa berakademik lebih baik. Cuman emang belum sampai target yang gw pengenin. Lil bit sad, tapi tetep harus disyukuri..

Daripada bengong menghitung hari detik demi detik, lebih baik gw mencari data lebih banyak buat penelitian gw. Sambil online, sambil nyari pustaka, sambil dengerin lagu

nah, kebetulan yang gw puter cuma 4 lagu yang muter terus dari tadi: Sherina - Cinta Pertama dan Terakhir, Westlife - World of Our Own, Lenka - The Show, dan Dir en Grey - The Final. Ada yang tau Dir en Grey? *clap3* yah, semacam band underground jepang gitu lah. Lumayan terkenal kok,, di kalangan underground tentunya. Hohoho..

Setelah desperado dengan telponan bersama sang dokter, malah dengernya lagu The Final. Which is ini lagu sebenernya lagu dengan pesan "Ngapain sih lo hidup di bumi ini? Toh lo ketemunya masalah. Elo ga bisa nyelesaiin problem2 lo. So, you can't live, just suicide" in japanese off course. Bagus kali lah ini lagu.. Lagi desperado, diajakin bunuh diri pulak. Huh! Kalo gw ga beragama, udah gw ikutin kali. Tapi pilihan katanya bagus, sebuah puitisasi ajakan bunuh diri

Netralisirnya adalah lagu Lenka - The Show, yang OST Ugly Betty

I'm just a little bit caught in the middle
Life is a maze and love is a riddle
I don't know where to go, can't do it alone
I've tried and I don't know why

I'm just a little girl lost in the moment
I'm so scared but I don't show it
I can't figure it out, it's bringing me down
I know I've got to let it go and just enjoy the show

Yah, cuma nyangkut sebentar. Gw lagi nyari jalan yang bener dalam maze kehidupan. Sebentar lagi juga nemu jawabannya. Just a moment.. dan nyante aja.. Why should be panic? Why should focus on the problem instead the solution?

Sampe sepupu gw yang SMP itu bilang.. "Mba Sika harusnya kayak gini (sambil nunjukkin halaman kalender bertuliskan)
As soon as we stop worrying, a SOLUTION pops up

hiks, iya.. iya.. Mba Sika ga boleh putus asa.. Mba Sika bakal ngejar terus.. Makasih, Dedut. I am attractive, intelligent, confident, and strong woman. yeay!

Lanjut lagu Sherina..
Namun senyummu menyadarkanku.. Kau cinTA pertama dan terakhirku,,

Jumat, 09 Oktober 2009

Niat-in

Wow.. wow.. baru ngetik lagi setelah sekian lama. Hohoho. Bukan maksud hati meninggalkan blog tersayang, apa daya ga ada akses internet di kosan. Belum bisa nyetting di Shamu nih. Parah sekali. Malu awak menyandang status haytek *sombong sih..hahaha*

Sekarang lagi ngapain? Di perpus dengan niatan awal mengerjakan laporan. Tapi rinjing dan hot spot lebih menggoda untuk disentuh. Anak rileks tau rinjing lah ya. Lagi ngunduh Code Blue nih. Hoho.. Takut tergoda nonton sebelum UTS selesai

Lagi ngapain lagi? Saya sedang mendengarkan lagu Lady Gaga yang Poker Face. Gaol abis kan? Sebenarnya gw sendiri ga begitu mengerti lagu overall nya. Tapi honestly gw kok kayak pasang poker face ke orang-orang sekitar gw ya. Sedih deh. Ga bisa pasang muka sendiri, malah pasang muka poker. Muka macam apa juga poker face, gw ga tau...

My aunt and uncle had decided something for my future. Which is quite match with my speciality. But for that occacion, i have to delete one of my dream. It so damn sucks. Siapa sih yang mimpinya pengen dihapus? Ga ada yang pengen, juragan. Well, sepertinya harus nurut kali ini. Gw juga nyadar ada beberapa keterbatasan mentok sana sini yang kudu diikutin jalur tersedia

Gw pengen banget bilang ke om gw terutama, "Om, Om, Sika masih mau ini ini ini dulu sebelum itu itu itu". Pengen banget bisa ngomong. Ngeliat wajah mama papa yang cukup senang atas keputusan om gw, mana tega gw hapus senyum itu. Apa yang diputuskan om gw jelek? Enggak jelek SAMA SEKALI. Orang malah rebutan sama proyeksi om gw ini kali. Orang gila lah yang nolak

Well, sejak SMA kan Sika udah jadi orang gila. Jadi sebelum SMA gw masih normal yah. So, cukup gilakah gw menolak?

Sampai kapan mau pasang poker face ini?
Muka palsu ini
Muka pura-pura senang

Ga salah mengeluh. Emang sifat dasar manusia inih. Terlepas dari keluhan ini. Mau diapain, nak? Belum tentu apa yang om proyeksikan bakal kejadian kan? *kata2 sakti yang sama seperti waktu gw diproyeksikan jadi korwat SPK, yang ternyata jadi juga*. Bener2 semua baru terjadi kalo Allah mengizinkan, kalo Allah menginginkan seperti itu.

Jalanin aja hari-hari ke depan dengan penuh mimpi-mimpi yang selama ini udah dibuat... Kenapa juga harus bersedih atas sesuatu yang baik? Ga usah dikhawatirin lah udank botax ini *Ge-er betul ada yang khawatirin*. Tetap bakal terus semangat! Semangat! Semangat!

LANJUTGAN!

Senin, 03 Agustus 2009

Ini Nasehat Tauk

Suatu hari di suatu malam dimana gw lagi YMan cukup serius dengan beberapa orang, datanglah tante gw *tuk tuk tuk*. Duduklah di samping gw, tapi ga menghadap ke komputer, so ga ngeliat gw YM apa aja. Bertanyalah beliau “Siapa pacar kamu, Ka?”. Aduh, paling males semales-malesnya dapet pertanyaan begini.
“Ng... Ehehehe, gak ada”
“Ah kamu emang gak niat nyarinya. ITB segitu isinya cowok semua. Kamu kejorokan sih”
“O ya, jadi Sika jorok jadi gak ada yang mau sama Sika. Ahahaha, biarinlah. Emang ga niat nyari kok”
“Itu si ****** kok boleh sih sama **** sama Mama kamu?”
“Lah mana Sika tau”
“Heuh, ga kayak Tewi kamu. Ini nih ya, tante sama om itu jangan maen2, Ka. Saingannya berat semua waktu itu. Selain Om Wadi tuh ada 2 orang lainnya. Pernah ada tuh orang ****** (red: maen suku nih), ganteng, Ka. Om Wadi lewat lah. Satu kali doang ngajak tante jalan, makan bareng gitu. Pas itu tante disuruh bayar minum, Ka. Dia yang bayar makannya. Heuh! Itu pertama dan terakhir kali tante jalan sama dia. Pelit banget”

Ahahaha, lo kudu liat ekspresi tante gw waktu bilang ini. Yang jelas ini suku yang udah di-banned ga diperbolehkan gw nyari orang sonoh sama keluarga besar gw. Tante gw lanjut cerita

“Terus ada anak kedokteran UGM, Ka. Ini juga lebih ganteng lagi. Udah mau lulus. Abis lulus mau langsung ke Amerika lanjut kuliah. Tante diajak juga ke sana. Makanya dia buru-buru. Orangnya nuruuuuuuut banget. Di depan Pakde tuh nunduk inggih (nunduk manut-manut wae gitu deh), depan tante Yuli juga inggih2. Kaleeeeeem banget. Dia dari orang susah, orang tuanya petani doang. Tapi dia ada keinginan berjuang. Eh, dianya udah mau ke Amerika. Ya udah, tante ga mau”

“Ada juga anak teknik sipil UGM. Orangnya baek juga. Tante udah maen ke rumahnya. Anak satu-satunya. Orangnya kaya. Eh pas ketemu ibunya, ibunya bilang, kamu cepet nikah, punya 5 anak, abis itu kamu boleh lanjutin kerja. Bilang gitu coba ke tante. Eh, tante mikirnya: Yah, mau dijadiin pabrik anak nih kalo nikah sama orang ini. Jadi ibunya pengen punya temen, cucu-cucunya, kan anak satu-satunya, jadi supaya yang nemenin banyak, tante disuruh punya anak banyak juga. Ga lagi-lagi tante dateng ke situ”

Kenapa ya semua yang deketin tante gw anak UGM? Ehehe, soalnya dulu tante gw stay di Jogja sebelum balik ke Jakarta lagi.

“Yang terakhir ini nih Om Wadi. Tante mikirnya kok beda ya ni orang dari orang lain”

dalam hati gw: Beda apanya? Lebih bawel dari yang laennya? Peace, Om Wadi. Tewi pernah bilang soalnya

“Om Wadi tuh perhatian banget ke adek-adek, ke Pakde juga. Waktu maen ke rumah kan jadinya nginep, soalnya udah kemaleman ga ada kereta balik ke Jogja lagi. Eh, pagi-pagi Ibu (red: nenek gw maksudnya) denger ada yang nyapu halaman. Ibu mikir siapa yang nyapu ini? Eh, ternyata Om Wadi. 'Nak Wadi, jangan nyapu gitu'”

Ahahaha, itu jelas lagi nyari muka ke calon mertua. Lanjut lagi cerita tante gw

“Waktu Teli baru putus dari pacarnya juga ditanyain 'Itu Yuli kenapa? Ga kuliah, di kamar terus'. Kayaknya sih baru putus. Terus Om Wadi bilang 'Ya udah, aku jalan-jalan dulu sama Yuli ya'. Diketok pintu kamar Teli. 'Yul, kenapa, Yul? Keluar yuk, ada pameran buku tuh'”

Yah, tante gw yang satu itu emang suka buku

“Pokoknya perhatian banget sama keluarga. Cuman yang bikin Tewi ga sreg itu beda agamanya”

Jeng jeng jeng!!! Ya, Om Wadi memang Katolik
Sulit betul ya masa-masa penemuan sang suami, banyak betul aral melintang *halah*

“Tapi tante cerita terus ke Ibu. Curhat terus. Tante juga tahajud terus. Tahajuuuuuud tiap malem. Ya Allah, ini ada 3 orang yang lagi deket sama saya. Saya bingung yang mana, tunjukkan yang terbaik, ya Allah. Sebulan lebih tante istikharah terus ga putus kecuali pas mens aja. Tapi sampe sebulan lebih itu yang muncul kecondongan ke Om Wadi gitu, Ka. Tante bingung kan. Ya Allah, ini beda agama, tapi kenapa yang muncul orang ini terus. Ibu bilang 'jalanin aja dulu'. Ya udah, tante diajakin ke rumah sama Om Wadi. Om Wadi bilang dulu 'Tapi jangan kaget ya, saya itu orang ga punya'. Jadi Om Wadi itu ngajakin tante makan gitu kalo gajian asisten dosen aja, Ka. Bener, Ka. Tante nyampe rumahnya tuh emang bener orang ga punya. Lantainya setengah ubin, setengah masih tanah. Dindingnya tuh belum semuanya di-semen. Atapnya juga bolong-bolong. Tapi ada kebaikan di Om Wadi. Tetep kan tante bingung. Itu pertama kalinya mama (red:ngomong ke sepupu gw) ketemu sama mami (red:panggilan nenek di keluarga om gw). Eh terus tante bilang 'Iya bu, saya tau, beda keyakinan, saya ga bakal maksa pindah ke agama saya, saya ga mau begitu'. Langsung mami bilang dengan tegas 'Enggak! Enggak! Kamu perempuan! Kamu tetep di agama kamu! Wadi yang pindah ke agama kamu! Pokoknya Wadi musti sama kamu!' Bener, Ka. Allah itu emang bener-bener nunjukkin jalan-Nya. Allah tuh ga main2 sama doa hamba-Nya”

Iya, Om Wadi memang Katolik DULU. Hehehe, dengan begitu, hadirlah muallaf ke-2 di keluarga besar gw. Satu lagi siapa? Ohoho, tak lain dan tak bukan, Papa Sika sendiri. Bangga betul lah awak

“Bener, Ka! Pokoknya jangan liat kekayaan orangnya, yang musti kamu liat itu kebaikan hatinya. Setelah itu nanti berlanjut. Jangan lupa tahajud juga! Sholat malem itu, Ka, bener-bener dahsyat. Bener itu kata orang-orang. Jangan pernah kamu tinggalin. Kamu selalu ditolong Allah nanti. Terus satu lagi ya, kamu musti jaga hubungan sama orang tua. Mau Mama kamu kayak gimana. Kamu musti tetep dapet ridho-nya Mama”

Yah, FYI, rumah tante gw sekarang ga ada gubuk2-nya. Dibilang berkecukupan juga lebih pantes dibilang makmur. Nikahan tante gw emang sederhana banget. Cuma ngundang keluarga deket. Tante gw ga pake kebaya mahal, cuma batik formal biasa. Tante gw beneran nemenin Om gw dari nol lah. Dari background ini gw ngerti kenapa Om gw ga norak macam OKB, soalnya Om gw emang pernah ngerasain susah. Dan Om gw kayaknya kasian bener ama gw yang jadi mahasiswa perantau ini. Jadi menurut Om gw, gw masuk dalam kategori orang terdekat yang harus disantuni. Jangan heran kalo Om Tante gw suka maen ke Bandung buat nengokin keponakan kasian. Ahahaha

YMan seriusnya apa kabar? Tetep lanjut tuh, jadi malam itu gw YMan sama 4 orang, 2 bahas ga penting, 2 lagi serius parah, sambil tetep ngobrol sama tante gw. Multitasking wanita yang luar biasa


*Footnote: Maaf ya, udah umur segini, yang dinasehatin bukan kalo nyebrang liat kanan kiri. Udah nasehat buat jenjang hidup berikutnya ini. Ini share aja, bukan ngomporin. Kapan-kapan cerita juga ah pertemuan Papa Mama

*Kosakata: Tewi – Tante Dewi, Teli – Tante Yuli (kebiasaan nyingkat ala sepupu gw yang merembet sampai sekarang)

- Repost dari FB -

Minggu, 05 Juli 2009

Dari Etnis ke Etnis

Pada hari pertama magang di RS Al-Islam, kan kita-kita pada Sok Kenal Sok Dekat ke orang-orang yang udah di sana dong. Nah, salah satu efeknya adalah penebakan “Orang apakah diriku?”
Dan jawabannya apa coba?
“Pasti orang Sunda, Cimahi, Sumedang, Tasik, Cirebon! Eh, orang mana teh?”

Gwpun terbengong… Kenapa semua yang ditebak sukunya Sunda? Apakah ini muka muka Sunda? Heuh… Sedihnyo… Itu di awal magang. Beberapa hari yang lalu, senior di Hall farmasi juga nebak, “ Teteh orang Lampung ya?”

Hiyaaaaaaaaaa!!!!!!!!!!!!

My God! My God! My God!

Iyah, sebelumnya saiah juga pernah dikira orang Palembang. Hiks… Padahal kan Jawa! Jawa! Jawa! Bukan Sunda! Beda! Init uh rahang Jawa banget tauk. Muka bullet Jawa banget tauk! Ya, meskipun saiah akui juga mata ga menunjukkan Jawa, warna kulit juga agak kurang Jawa, cara ngomong susah dibilang Jawa. Huhuhu

Terus kemaren pas pulang ke Jakarta, makan malem di warung mie Jawa. Yang punya ituh Jawa asli. Jadi om dan tante pada ngobrol pake bahasa Jawa sama mas yang masak. Lah, gini-gini gw ngerti kok kalo ada orang ngomong Jawa. Saat itu jadi kepikiran juga. Wah, sepertinya gw sudah cukup jauh dari suku gw sendiri. Mungkin leluhurku akan mengangis melihat kondisiku sekarang. Hahaha.

Yah, terakhir kali pulang juga diingetin, “Kamu tuh putri Solo, Ka”. Weits. Seumur-umur paling sebel kalo diingetin kalo gw putri Solo. Well, emang secara genetik gw Jawa asli sli sli sli. Tapi kenapa sekarag jadi cukup Betawi ya? Heumh.. Saatnya kembali ke karakter awal nih. Mungkin ga bisa sejungkirbalik itu juga tapi saatnya kembali ke tradisi Jawa-ku, kembali pada kebudayaan Jawa, dan mungkin belajar aktif bahasa Jawa (secara pasif terus)

Inilah identitas gw. Mau gw suka apa enggak. Mau ga sesuka apa dibilang Putri Solo, yah emang gitu (even ga sesuai banget). Kembali lagi ke “Berbicaralah dengan bahasa kaummu yang bisa dimengerti”. Selain bahasa Indonesia, gw kudu bisa meng-aktif-kan bahasa Jawa gw. Mau musnah ni kebudayaan di tangan gw? Nauuzubillah, jangan nyampe deh

Senin, 27 April 2009

Hasil Pengamatan Nyotoy Gw Tentang Berkeluarga dan Berkorupsi

Pertama gw tekenin dulu kalo gw nulis ini bukan dalam maksud apa-apa, ok? Awas aja kalo ada yang mikir macem-macem!

Dari yang gw amati di kehidupan nyata beberapa keluarga, termasuk keluarga gw sendiri. I found out that seorang suami itu rela melakukan apa aja supaya istrinya tersenyum. Kalau berdasarkan buku yang gw baca berjudul “Men are from mars, Women are from venus”, pria itu rela membelikan suatu yang wah buat wanita yang dia sayangi karena berfikir bahwa rasa cinta yang diberikan dari wanita akan berbanding lurus dengan harga barang wah yang dibeliin itu.

Humm... dari yang gw baca juga, ya emang gitu pola pikir cowok. Pola pikir mereka pake sistem nilai berbanding lurus dengan harga. Berbeda dengan wanita. Pola pikir wanita: berapapun harganya tetep diitung satu, mau itu murah atau mahal. Jadi saran dari gw mah ga usah beliin yang wah buat cewek, tapi yang bener-bener cewek itu suka, supaya cewek itu ngasih poin lebih dari satu atas pemberian si cowok.

Fitrahnya wanita adalah suka dengan perhiasan. Perhiasan ga terbatas pada kalung, cincin, dll gitu, tapi termasuk diantaranya juga kayak perabotan rumah, mobil, lifestyle. Ga bisa dipungkiri lah. Gw sadar gw juga seperti itu, tapi belum tau yang gw sukain apa. Hehehe. Bohong! Hahaha...

Nah, untuk yang sudah berkeluarga, seorang istri itu berhak dong minta beliin apa-apa dari suaminya. Jadi kalo melihat rumput tetangga lebih hijau, di obrolannya pasti nyebut-nyebut terus. Ujung-ujungnya mau yang lebih bagus daripada tetangganya. Istri yang sudah gelap mata, bisa membuat suaminya gelap mata juga. Meskipun kondisi ekonomi mereka sebenarnya ga memungkinkan membeli suatu hal itu, suami rela melakukan apapun supaya istrinya tersenyum. Sayangnya, gelap mata itu bisa berujung pada mendapatkan uang dari jalan apapun, salah satunya yang paling gampang dilakukan, yaitu menggelapkan sejumlah uang a.k.a korupsi

It is so easy

So simple ngeliat awalnya dimana dan berakhir dimana. Jadi teringat sebuah hadist yang isinya kurang lebih:
Rasulullah diperlihatkan neraka dan beliau melihat banyak wanita di dalamnya. Malaikat menyampaikan kalau wanita banyak yang masuk neraka karena saat di dunia memakai pakaian tapi tidak seperti berpakaian, dan istri yang tidak bersyukur atas suaminya.
Kurang lebih seperti itu. Kalau ada yang tau hadist lengkapnya, tolong lengkapin yah.

Mmm... ya memang begitu. Karena itu juga ada istilah “Behind good man, there is great women”. Suami itu berbanding lurus dengan istrinya. Jadi wanita itu tantangannya besar, dari zaman ke zaman. Gampang banget tergelincir. Sedih melihat istri yang banyak menuntut dari suaminya. Kasian si suami yang bekerja keras buat nyenengin sang istri, tapi istrinya ga pernah bersyukur atas kerja keras sang suami.

Mudah-mudahan wanita-wanita Indonesia belajar selalu bersyukur. CMIIW...

ps: sebenarnya menulis ini karena kondisi di kosan gw. Sssstttt... jangan ada yang bilang-bilang yak

Jumat, 27 Maret 2009

Jealousy Me

I just found out that everything seems wrong recently. Almost everything i did is full of waste. Dont know why, even when i realised it, the next thing is i did it again..

I must say maybe i am not understand about priceless time yet. Again. I have to raise up from where i am now. I will keep it running for what it has been stopped.

Again

Jealousy of me for someone who did almost everything better than me slapped my cheek...

I am jealous, my dear big brother

So much jealous

Senin, 02 Maret 2009

Normal?

Syubidubidu... Kembali ke gw yang normal, gw yang suka bercanda, gw yang lain-lainnya. Orang-orang jurusan laen pada sibuk nyiapin proposal Kerja Praktek yah. Di farmasi ga ada tu program. Adanya nanti, di program profesi. So, liburan 3 bulan nanti sudah direncanakan bakal magang aja di.......
.......
ummm.....
pengen banget magangnya di Jakarta, lebih deket rumah, bisa jagain adek-adek
tapi karena temen-temen Gamais bakal pergi ke luar kota dan berKP ria di sana, sepertinya gw bakal tetep di Bandung. Huehehehe. Mau magang di rumah sakit nih. Doain yah bisa kesampean dan bisa tetep sering pulang ke Jakarta.

Miss my lil bro and lil sis

Selasa, 27 Januari 2009

yang banci tampil

Scene 1, Place: Dapur tante, and.. action!

Sika yang lagi (sok-sok-an) masak di dapur tante, bantuin Mbak Mar. Lagi pengen buat sayur sop (yang asal cemplung, sop pun jadi) yang ga biasa. Sop biasa kan paling dikasi kalo ga bakso, ya ayam, ya daging. Tapi sop yang mau dibuat ini akan dilengkapi dengan rolade, makanya jadi ga biasa. Yang pertama dibuat rolade-nya dulu, coz lebih lama daripada bikin sop-nya.

How to make rolade? Cieh, berasa paling master gini dah. Jadi, daging yang udah dikasih garem and bumbu, diratain di atas telor dadar, digulung rapih, sisa ujungnya dikasih kuning telor dikit supaya ga lepas gulungannya. Bikin 5 gulung gitu deh. Banyak? Biasalah kalo ponakan nginep, jatah makan hari itu ditambah.

Setelah itu si bakal rolade dikukus.. intrikpun terjadi

Mbak Mar (MM): “Bentar, bentar, Mbak ngambil plastik dulu”
Sika (S): “Buat apaan?”
MM : Ini, buat ngebungkus gulungannya, biar ga lepas. Soalnya suka lepas, Sika, kalo pas dikukus. Kan jadinya jelek”
S : “Tapi kan plastik dari bahan kimia, Mbak. Nanti kan ada yang lepas dikit-dikit ke rolade-nya”
MM : “Yah, tapi Tewi kalo bikin rolade, sus gulung juga kayak gini”
S : “O gtu, kalo Sika bilang mah ga usah aja. Lagian kan udah ditempelin pake telor pinggirannya”

... APA?!!! Sus gulung yang enak sangat itu juga dimasak dengan dibungkus plastik? Aduh, tiba-tiba kepala pusing. Yah, setelah air yang dalam kukusan mendidih, rolade diangkat, tunggu dingin, baru dipotong-potong. Ga usah terlalu mateng, soalnya abis itu dimasukin dalem sop juga.
Kok jadi tutorial masak?

Scene 2, Place: Kelas AnPang, and.. action!

Di suatu hari kuliah Analisis Keamanan Pangan disingkat AnPang (harusnya Analisis Pangan doang yah), lagi belajar pewarna makanan..

Pak Emran: “Kalo sirup-sirup yang dijual di Indonesia kan semuanya warna warni tuh. Yang rasa kelapa, diwarnain merah. Yang rasa melon, diwarnain hijau. Yah, macem-macemlah. Tapi coba Anda pergi ke Eropa sana. Ga ada itu sirup warna warni merah kuning hijau. Masyarakat di sana itu pemahamannya sudah tinggi, ga mau mereka makan makanan yang warna-warni begitu. Sirup di sana ada, tapi ya warnanya begitu, plain, jelek warnanya. Tapi orang Eropa mau mengkonsumsi sirop yang seperti itu saja.”

Scene 3, Place: Anywherelah, and.. action!

Dulu pernah ada yang bilang: Orang yang beneran kaya itu ga norak. Kalo kamu ngeliat orang kaya dandanannya berlebihan, pasti kaya-nya karena orang tua, bukan usaha sendiri. maybe, that person said the right thing. Selama ini Sika suka merhatiin om Sika, namanya Om Wadi. Om Wadi ini Cina Jawa. Kalo boleh berkomentar tentang om Sika ini, Sika bisa bilang kalau beliau cukup makmur, lebih dari cukup. Dan yang seperti seseorang itu bilang tentang orang kaya,, iya, Om Wadi ga norak

Om Wadi sekarang stakeholder sebuah tambang di Belitung, juga masih bekerja di Pama. Banyak inspirasi yang sering banget dinasehatin Om Wadi, seperti
“Eh, Sika. Kamu jangan nyampe ngejar-ngejar cowok. Pokoknya gimana caranya, kamu dikejar-kejar cowok”
eh salah, meskipun yang itu juga bener. Tapi maksudku, beliau ngomong ini:
“Kamu ga usah ngeliatin temen kamu yang lain. Udah, kerjain aja kerjaan kamu sendiri”

Meskipun itu kata-kata standar yang sering terucap dari orang lain, Om Wadi tuh pas banget momen ngomongnya. Beuh, ngena mampus deh.

Yah, Om Wadi itu ga norak. Sederhana. Kalo pergi ke Mal cuma pake celana jins, kaos, sama sendal. Biar punya penghasilan profit share dari sebuah tambang (yang tebaklah itu berapa), tetep biasa makan di warung-warung pinggiran. Terbuka, mau gaul sama siapa saja. Kayak waktu pernah ke Bandung, jemput Sika di Salman masih pake jas, pergi makan di pinggiran (lepas jas dulu) terus SKSD sama tukang sate. Hahahaha... Sepupuku, anaknya, sampe geleng-geleng kepala..

Om Wadi ngebangun hidupnya dari beginner banget. Tewi (istri Om Wadi) juga nemenin beliau dengan step-step itu. Dari tinggal di rumah kecil (serius!) sampe punya growing house dengan 2 mobil.. ckckck.. belajarlah dari orang Cina. Kurang lebih begitulah orang kaya yang kulihat sendiri, tanpa kata orang lain seperti apa

What I want to say is..
Sometimes, kita terlalu memperhatikan penampilan, either secara fisik, ataupun kesan yang kita mau orang lain dapet ketika melihat kita. Sika ga bilang kalo itu salah. Yang sebaiknya dihindari itu, plis don't be lebay dalam penampilan. Seperti kisah rolade dan sirop, lebih banyak hal buruknya ketika suatu hidangan ingin dibuat menarik. Sayang aja ketika kedua hidangan itu bisa tampil sederhana dan mengena di lidah, kenapa harus ternodai dengan bahan kimia ga penting?

Bahasamu, nak,, nak,,

Yang Sika coba aplikasikan dalam hidup Sika adalah tampil apa adanya, seperti yang Sika tulis sebagai pengantar blog ini: Let me walk with my own colour. Berusaha nyenengin orang ya udah pasti ya. Ngambil impress dari orang lain, juga sering Sika usahakan. Dalam hal-hal seperti itu, pokoknya orang-orang yang pertama ketemu Sika, taunya ya Sika kayak gini. Entah yang mereka tangkep itu bocah aneh, agak jauh dari kesan cewek, rada jutek, atau yang lainnya, ya ini Sika. Jadi kalo seseorang nangkep sebuah kesan dari Sika, Sika pengen kesan itu emang Sika (baik ataupun buruk.. hiks).

Mungkin lebih tepat kalau disebut berpenampilanlah sesuai jati dirimu. Mungkin seseorang emang suka Harajuku style (yang membuat orang yang melihatnya pengen harakiri), gothic-an, rada etnik, atau rada preppy. It's fine with me. Sika suka ngeliat macem-macem, bosen kale ngeliat yang begitu terus. Bahkan yang terkadang terlihat berlebihan di mata kita, justru biasa aja buat pelakunya

Yang tampil apa adanya itu... yang sering membuatku terkesan. Just be the real you, sehingga ketika seseorang bertanya “Kamu kenal dia?”, Sika bisa bilang “Kenal. Kenapa?” dengan nada sedikit mengejek dan penuh curiga. Hahaha. Eh, hush! Hush!

Sabtu, 08 November 2008

Iya,, Tenangin Diri Dulu, Kan?

Yang kita perlu sekarang,
Cuma kaki yang akan berjalan lebih jauh dari biasanya,
Tangan yang akan berbuat lebih banyak dari biasanya,
Mata yang akan menatap lebih lama dari biasanya,
Leher yang akan lebih sering melihat ke atas,
Lapisan tekad yang seribu kali lebih keras dari baja,
Dan hati yang akan bekerja lebih keras dari biasanya,
Serta mulut yang akan selalu berdoa

“Mahameru, kami datang!” – 5 cm –

Wheter you believe you can or whether you believe you can’t… you’re absolutely right
– Henry Ford –

Gw ga mau nyerah… karena gw ga bisa nyerah…
– 5 cm –

Karena cinta padamu, Ia percayakan amanah langit di bahumu
Karena sayangNya padamu, Ia pilihkan jalan cinta untukmu
Pernahkah kau bertanya mengapa Ia memilihmu?

Coz Allah loves u

– tetangga tersayang dan tetehku yang baik –

Dimanapun kaki da’wah ini berpijak,
Peluh yang mengembun,
Pikiran yang terkuras,
Nafas yang tersengal,
Langkah yang melelahkan,
Semoga selalu berbalut IKHLAS, SABAR, SEMANGAT

– calon partner… (iya gtu?) –


Hmmmh… tenangin diri dulu.. kalo mau panik, kemaren-kemaren udah panic kan? Ga ada excuse lagi buat panic sekarang
Mulai besok, Senin, 10 November 2008, insya Allah gw akan masuk dalam “karantina” treatment menuju amanah baru. Takut? Mungkin. Yang jelas, gw dah diberi waktu cukup lama untuk menyiapkan diri, yah..sejak akhir semester 4 kemaren lah. Udah terlalu lama malah.
Minta doanya aja, mudah-mudahan proses karantina ini semakin menyadarkan gw, semakin membuat gw mengerti, apa peran gw ke depan (yang gw anggap cukup berat)… ya,,, orang-orang di atas ini langsung or ga langsung udah memberi gw semangat

It started out as a feeling, which then grew into a hope, which then turn into a quite thought, which then turn into a quiet word, and then that word grew louder and louder… I’ll come back when you’re call me

Rabu, 05 November 2008

Dicampur campur

Today is my sister’s birthday! Yeeeeee!!!!!!

Slamat hari lahir, sista! Love you! Hohoho..

Bersamaan dengan hari lahirmu ini, memperingati juga 19 tahun diriku menjadi seorang kakak. Which is kalo ngikutin masa ingatan manusia yang baru jalan sekitar umur 3-4 tahun, berarti sepanjang ingatanku mulai direkam, aku adalah seorang kakak

Duh, ga bisa ke Jakarta nih minggu ini.. Maaf yah sista. Biarkan saja media maya ini menjadi penyampai pesan-pesan untukmu. Hehehe… doa, harapan, apapun itu, udah Mba Sika kirim kan yah lewat sms. Biarkan itu menjadi cerita diantara kita berdua aja yah hohoho…

For one so small, you seem so strong
My arms will hold you, keep you safe and warm
This bond between us can’t be broken, I will be here, don’t you cry
‘cause you’ll be in my heart. Yes, you’ll be in my heart
From this day on.. now and forever more
You’ll be in my heart
No matter what they say…
You’ll be in my heart always…
Don’t listen to them.. cause what do they know…
We need each other to have to hold
They’ll see in times… I know
When destiny calls you, you must be strong
I may not be with you, but you got to hold on
They’ll see in times… I know
We’ll show them together ‘cause…
You’ll be in my heart (believe me… you’ll be in my heart)


Kenyataan bahwa aku selalu menjadi seorang kakak sejak ingatanku mulai terekam, membuatku akan merasa bingung ketika kau tidak ada di sampingku, adikku. Thank you for being such a lovely sister. Thanks to always understand me. Beneran deh, Puteri adalah orang yang paling ngerti Mba Sika. Biar Mba Sika diem, somehow,, Puteri ngerti apa mau Mba Sika…

You’ll be in my heart, lil sist. Love you, Novita Indriani Puteri
----------------------------------------
Wow, so many thing happened this last days.. dari UU pornografi yang finally diresmikan (kontribusi nyata pemuda dalam menyikapi Hari Sumpah Pemuda), sampai hari ini Barack Obama keluar sebagai Presiden Amerika terbaru.

Di hari-hari sederhanaku juga begitu… A-Day yang membuat hati lelah, teman yang membutuhkanku lebih banyak, sahabat yang latihan buat kompetisi Sabtu ini, partner yang susssssah banget nemu waktu kosongnya, hingga suksesi yang cukup memberatkan kepala dan bahu ini. Wah, subhanallah deh kalo disatuin semua…
----------------------------------------
Kawan, izinkanlah air mata ini mengalir sepuas-puasnya.
Izinkanlah aku menangisi amanah yang akan kupegang
Izinkanlah aku menangisi amanah yang sedang kupegang
Izinkanlah aku menangisi keadaan…
Tapi
Tolong ingatkan aku
Jangan biarkan aku menangis setelah amanah itu sudah kupegang
Jangan biarkan aku menangis di depan jundi-jundi ku pada amanah yang sedang kupegang
Jangan biarkan aku mengutuk keadaan

Berat… sungguh berat semua ini bagiku
----------------------------------------
Wow! Semua emosi jadi satu nih! Geblek! Cepet schizophrene kali yah gw kalo begini mulu. Tapi beneran deh! AAAAA!!!! Nangis mulu si!!! Lemah! Lemah! Tapi ga papa lah yah… toh, cuma orang-orang tertentu aja yang gw kasih liat ni air mata.
Kapan lagi preman Kampung Rambutan menangis di depan anda, hah?
Sejatinya! Tidak ada yang menanyakan kabarku juga kan? (ucapkan seperti di Insert Investigasi! Hahahaha)
Adoooh adoooh… mungkin gw akan meminta rekomendasi tempat wisata yang bisa menenangkan hati… selain Gramed maksud gw… eh, apa gw cuci mata ke Gramed aja kali ya? Coklat udah ga ngefek nenangin lagi nih. Tambah endut aja! Hahaha…

Senin, 03 November 2008

Ga Ada Waktu Buat Haha Hehe

Mungkin ini nasihat paling pas buat gw sekarang. Dengan semakin menipisnya waktu menuju suksesi Gamais, tantangan demi tantangan mulai berdatangan.

Dimulai dari A-Day yang kepanitiaannya berjalan lambat
Munculnya tugas pasca sebuah diklat
Hingga gw harus mempersiapkan diri menjadi shoulder untuk sahabat-sahabat gw

Inilah saatnya kompetensi gw diuji. Inilah saatnya pembuktian bahwa gw qualified untuk amanah gw (nantinya). Sangat sangat dibutuhkan keseimbangan sekarang untuk akademik, organisasi, dan kehidupan pribadi…

Senin, 27 Oktober 2008

Hari ini...

Setelah kemaren Hari Blog sedunia.. hari ini adalah Hari Pemuda..

Sebuah iklan radio:

28 Oktober 1928
Sumpah pemuda

17 Agustus 1945
Pemuda berperan dalam percepatan proklamasi kemerdekaan Indonesia

10 Januari 1966
Pemuda memperjuangkan Tritura untuk rakyat

21 Mei 1988
Pemuda berperan dalam menonggakkan tiang reformasi

28 Oktober 2008, 80 tahun sudah
Pemuda masih dalam segala perjuangannya berkontribusi dalam kemerdekaan

Iklan ini dipersembahkan oleh Sampoerna untuk Indonesia



Kurang lebih beginilah bunyi sebuah iklan di Prambors yang berkumandang sejak kemarin. Iklan tersebut lengkap dengan backsound suasana perjuangan pemuda tiap zamannya. Tapi kok… dari sebuah perusahaan rokok ya?

Mungkinkah ini cerminan pemuda kita sekarang? Supported by cigars?
I don’t know, you tell me

-----------------------------
Sensi mode gw lagi on. Seriously! Parah parah parah!!! Hampir semua yang orang bilang kesaring hati gw jadi suudzon! Haaaaaaahhh…. Achtung! Hati-hati deket-deket Itasika sampai jangka waktu 5 hari ke depan

Minggu, 26 Oktober 2008

Today is World’s Blog Day

Hari ini adalah hari blog sedunia! Wow! Magic.. kemajuan teknologi telah membuat berbagai hasil teknologi dibuat hari perayaannya. Hari ini hari blog,, entah kapan hari AIDS, ozon day, dll dll.. phew.. mungkin akan tiba ummm.. apa ya yang happening..

i-pod day!
Pilates day! (hayo… ada yang tau ini apa?)
Seenaknya aje bikin hari anniversary

Well, kurang lebih adanya Hari Blog ini menandakan kalo blog udah diakui keberadaannya... berarti bakal ada Youtube Day dong ! Halah.. halah..

Blog for me..
Tempat menuangkan segala resah dalam hati..
Tempat menuangkan pikiran sederhana gw..
Atau pemikiran aneh gw..
Ajang kompetisi design juga.. hehehe...

Udah mulai nge-blogging sejak kelas 2 SMA, diajakin sama Nadya Barus (sekarang FK UI – cieeee). Terus mulai rame deh. Karena gw juga suka nge-design and ngotak ngatik HTML code, kayak ada tantangan tersendiri aja bikin blog sesuai dengan karakter gw. Jangan membayangkan gw yang sekarang itu sama dengan gw waktu SMA!! SMA itu lagi badung badungnya! Ga ada ceritanya design blog se-colourful sekarang.

Waktu SMA semua design warna kelam! Iya,, sebenarnya aku adalah gothic girl waktu SMA (ups!) semua gaya-gayanya deh. Bedakan dengan punk! Gw gothic Jepang! Hahahaha!!! Pantes lah yah kelakuan sekarang agak” bizare. Udah designnya warna kelam, terus yang menggambarkan ke-misterius-an lah. Beda banget dari sekarang.

Waktu masih punya plenty of time juga nge-design sendiri! Haram hukumnya pake design orang! Tapi sekarang... ga punya waktu lagi, pake design orang deh

Anyway,, blog for me.. jendela ke dunia luar,
tempat cerita hari-hari gw yang unik
tempat curhat seeenak jidat tanpa musti ijin kanan kiri

well.. blog menggambarkan perjalanan hidup seseorang,, makanya gw namain blog gw: life cycle of udank botax. Coz lewat blog, lo bisa liat siklus hidup seseorang.. saat ada di atas, di bawah, susah, senang, sedih, marah, tua, muda...

owww.... aku senang nge-blogging..