Astagfirullah, beberapa hari yang lalu nonton sebuah acara di TV One, tentang kasus incest. Acara itu dokumentasi beberapa kasus ayah kandung yang memperkosa anak perempuannya sendiri. Anak-anak yang diperkosa oleh ayahnya itu berumur sekitar SD dan lebih muda lagi.
Psikolog berkomentar penyebab-penyebab hal tersebut terjadi:
1. Karena pemahaman atau ilmu
2. Karena masalah ekonomi
3. Karena background agama
Sebagian besar kasus yang dibahas dilatarbelakngi oleh masalah ekonomi. Seorang tukang becak tega memperkosa anak perempuan satu-satunya yang baru kelas 6 SD. Kemana moral orang itu? Pelaku mengaku menggauli anaknya dua hari sekali sejak bulan Desember 2008 hingga tertangkap baru-baru ini. Terus? Apa dia bilang setelah mengetahui anaknya hamil? Dia bilang mau menikahi anaknya!!! Masya Allah, segala hukuman yang dikenakan kepada orang tua itu sungguh ga sebanding dengan terenggutnya masa depan anak perempuannya.
Trauma anak itu...
Masa depan anak itu...
Hukuman sosial yang sebenarnya masyarakatpun ga bermaksud...
Masya Allah, ga bisa nerusin ngebahas soal kayak gini. Ga tega. Ga cukup kuat. Cuma bisa bilang moral bangsa kita mencapai nilai terendahnya. Bukti nyata bahwa bangsa kita ilmunya rendah, ekonominya buruk, dan agamanya kacau. Mau diam sampai kapan?
Tampilkan postingan dengan label Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Indonesia. Tampilkan semua postingan
Selasa, 24 Februari 2009
Senin, 27 Oktober 2008
Hari ini...
Setelah kemaren Hari Blog sedunia.. hari ini adalah Hari Pemuda..
Sebuah iklan radio:
28 Oktober 1928
Sumpah pemuda
17 Agustus 1945
Pemuda berperan dalam percepatan proklamasi kemerdekaan Indonesia
10 Januari 1966
Pemuda memperjuangkan Tritura untuk rakyat
21 Mei 1988
Pemuda berperan dalam menonggakkan tiang reformasi
28 Oktober 2008, 80 tahun sudah
Pemuda masih dalam segala perjuangannya berkontribusi dalam kemerdekaan
Iklan ini dipersembahkan oleh Sampoerna untuk Indonesia
Kurang lebih beginilah bunyi sebuah iklan di Prambors yang berkumandang sejak kemarin. Iklan tersebut lengkap dengan backsound suasana perjuangan pemuda tiap zamannya. Tapi kok… dari sebuah perusahaan rokok ya?
Mungkinkah ini cerminan pemuda kita sekarang? Supported by cigars?
I don’t know, you tell me
-----------------------------
Sensi mode gw lagi on. Seriously! Parah parah parah!!! Hampir semua yang orang bilang kesaring hati gw jadi suudzon! Haaaaaaahhh…. Achtung! Hati-hati deket-deket Itasika sampai jangka waktu 5 hari ke depan
Sebuah iklan radio:
28 Oktober 1928
Sumpah pemuda
17 Agustus 1945
Pemuda berperan dalam percepatan proklamasi kemerdekaan Indonesia
10 Januari 1966
Pemuda memperjuangkan Tritura untuk rakyat
21 Mei 1988
Pemuda berperan dalam menonggakkan tiang reformasi
28 Oktober 2008, 80 tahun sudah
Pemuda masih dalam segala perjuangannya berkontribusi dalam kemerdekaan
Iklan ini dipersembahkan oleh Sampoerna untuk Indonesia
Kurang lebih beginilah bunyi sebuah iklan di Prambors yang berkumandang sejak kemarin. Iklan tersebut lengkap dengan backsound suasana perjuangan pemuda tiap zamannya. Tapi kok… dari sebuah perusahaan rokok ya?
Mungkinkah ini cerminan pemuda kita sekarang? Supported by cigars?
I don’t know, you tell me
-----------------------------
Sensi mode gw lagi on. Seriously! Parah parah parah!!! Hampir semua yang orang bilang kesaring hati gw jadi suudzon! Haaaaaaahhh…. Achtung! Hati-hati deket-deket Itasika sampai jangka waktu 5 hari ke depan
Langganan:
Postingan (Atom)
.jpg)